Call Centre

SIPELITA KOPAR
#LEBIH BERSIH, LEBIH SEHAT

Menurut Henrik L. Blum faktor penyebab terjadinya penyakit 35% disebakan karena faktor lingkungan. Dalam rangka mencegah terjadinya penyakit berbasis lingkunga perlu dilakukan upaya pemantauan dan pengawasan terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan upaya penyehatan lingkungan

SIPELITA KOPAR | --

APA SAJA PROGRAM SIPELITA KOPAR?

1. Pekan sanitasi total berbasis masyarakat dan pemberantasan sarang nyamuk sekolah (pesan si tomas dan tasya)

Kota Pariaman adalah Kota endemis DBD, hampir setiap tahunnya angka kasus DBD melebihi target yang telah ditetapkan yaitu 46/100.000 penduduk. Pada tahun 2022 dan awal tahun 2023, Kota Paraiaman sudah mengalami KLB DBD dengan adanya kasus kematian. Kasus DBD menyerang semua tingkatan umur baik balita, anak sekolah maupun orang dewasa dan dapat menyebabkan kematian.

Tujuan program :

  • Meningkatkan Peran serta masyarakat (PSM) Kota Pariaman dalam melaksanakan PSN DBD secara mandiri dilingkungan masing-masing
  • Memberikan kemudahan bagi Tenaga Kesehatan dalam pemantaun dan pengawasan kasus DBD
  • Menggurangi angka kasus DBD di Kota Pariaman

Manfaat Program

  • Turunnya kasus DBD di Kota Pariaman
  • Tingginya Angka Bebas Jentik (ABJ) Kota Pariaman
  • Meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat Kota Pariaman
  • Efesiensi SDM dan Anggaran Pemerintah Kota Pariaman dalam pemeriksaan jentik secara berkala.

Kegitan pemeriksaan jentik ini harus dilakukan secara berkala yaitu 1 kali dalam 1 minggu. Dilakukan secara serentak setiap pagi jum’at. Dilakukan oleh seluruh masyarakat Kota Pariaman. Di rumah dilakukan oleh anggota keluarga, disekolah oleh guru dan siswa serta diperkantoran dan masjid dilakukan secara Bersama-sama.

Program ini diberi judul Periksa Jentik Bersama Keluarga, Jum’at Pagi Bersihkan Lingkungan (Petik Mangga Jumpa Berlian)

 

 

2. AMIN KUAT BAPERAN (AIR MINUM KU SEHAT BEBAS PENCEMARAN)

Sarana air minum yang terdapat di Kota Pariaman berasal dari PDAM Kabupaten Padang Pariaman yang terminal airnya berada di Lubuk Bonta Padang Pariaman, UPTD Air Bersih Kota Pariaman dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).  Selain Sarana air minum diatas, sebahagian masyarakat juga masih menggunakan air sumur gali maupun sumur bor. Depot air minum (DAM) juga merupakan alternatif sumber air minum yang digunakan hampir oleh seluruh masyarakat Kota Pariaman. Hasil pendataan dan inspeksi sanitasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman bersama Puskesmas didapatkan ada sekitar 85 DAM yang beroperasional. Dari 85 DAM tersebut belum semua DAM yang Memenuhi Syarat untuk kualitas Air Minum.

 

Tujuan :

  • Memberikan informasi kepada masyarakat terkait sarana air minum dan DAM yang ada di Kota Pariaman
  • Menjadikan masyarakt Kota PAriaman Cerdas dalam memilih dan Menkonsumsi Air Minum
  • Mencegah terjadinya penularan penyakit akibat air minum yang tercemar

Manfaat :

  • Terbebasnya masyarakat dari penyaki menular dan tidak menular akibat air minum yang tercemar
  • Diketahuinya sarana air minum dan DAM yang memenuhi syarat
  • Pengawasan dilakukan oleh semua masyarakat tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Pariaman.
3. PESAN DARLING RAMAH (PELAYANAN SANITASI DARING DILINGKUNGAN SEKITAR RUMAH)

Kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas, yaitu melakukan monitoring berupa Inspeksi Sanitasi/Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IS/IKL) pada rumah yang terindikasi tidak memenuhi syarat kesehatan di wilayah kerja puskesmas dalam kurun waktu tertentu. Tepatnya, kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan itu, berupa:

  • Konseling
  • Inspeksi kesehatan lingkungan
  • Intervensi/tindakan kesehatan lingkungan.

Tujuan :

  • Memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayan Kesehatan lingkungan
  • Memberikan informasi kepada masyarakat, pelayanan di Puskesmas tidak hanya pelayanan kepada masyarakat yang sakit juga dapat memberikan untuk pelayanan sehat seprti mendapatkan penyuluhan seputar penyehatan lingkungan.

Manfaat :

  • Meningkatnya capaian klinik sanitasi puskesmas
  • Memudahkah masyarakat untuk melakukan konsultasi Penyehatan lingkungan
  • Meningkatnya kunjungan sehat di Puskesmas

 

 

Program SIPELITA KOPAR

Klik Nama Program untuk mengisi data

SIPELITA KOPAR

Bantu Pemerintah Kota dengan cara mengisi data program SIPELITA KOPAR dan dapatkan hadiah menarik bagi yang beruntung

SIPELITA KOPAR

Tanya admin
SIPELITA KOPAR

Anda butuh konsultasi cepat? silahkan klik link dibawah (jam kerja)

Testimoni Pemerintahan

"Sebagai pelaksana teknis kegiatan, kami berharap terobosan digital input langsung oleh warga dapat mempermudah dan mempercepat pengumpulan data sehingga dapat membantu kebijakan yang tepat"
"Sebuah terobosan cerdas dengan mendigitalisasi semua proses dan melibatkan masyarakat. Semoga kegiatan ini benar-benar memberikan pendidikan kesehatan yang baik untuk warga Kota Pariaman
Genius Umar Walikota Pariaman
Prof. Dr. Genius Umar
Walikota Pariaman
" Selamat dan sukses untuk program SIPELITA KOPAR ini yang di gagas oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman. Semoga memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Pariaman
Terima Kasih
Harpen Agus Bulyand
Harpen Agus Bulyand
Ketua DPRD Kota Pariaman

Berita Kegiatan

SIPELITA KOPAR

SIPELITA KOPAR adalah program digitalisasi tahap awal yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman.

Dengan pola digital ini dalam pengumpulan data diharapkan dapat mempercepat koreksi dan membuat keputusan yang tepat.

dinkeskotapariaman@gmail.com

0813-7415-1544

Jl. Siti Manggopoh No. 113, Naras Hilir.